Arkib untuk Februari, 2010

I WILL NEVER LET YOU DOWN

Posted in Uncategorized on Februari 23, 2010 by diehatefan

Wake up, stand up
For everything you want
Let’s go, let’s live
What are your dreams, what do you wish?
It’s up to you, so open up your eyes
And see, what could be
The world is there for us (for us)

Forever, we will be together
To love, for life
Let all go, let me lead
To be free

Let me be your eyes forever mine
Let me be your guide through this life

What is real, what is fake?
You’ll never know for sure
All the pain, all the lies
I’ll take them away from you
It’s up to you, so open up your eyes
And see, what could be
The world is there for us (there for us)

Let me be your eyes forever mine
Let me be your guide through this life
I will never let you down (let you down)

Forever, we will be together
To love, for life
Let all go, let me lead
To be free

Advertisements

I’LL BE…

Posted in Uncategorized on Februari 22, 2010 by diehatefan

The strands in your eyes that color them wonderful
Stop me and steal my breath.
And emeralds from mountains thrust toward the sky
Never revealing their depth.
Tell me that we belong together,
Dress it up with the trappings of love.
I’ll be captivated,
I’ll hang from your lips,
Instead of the gallows of heartache that hang from above.

And rain falls angry on the tin roof
As we lie awake in my bed.
You’re my survival, you’re my living proof.
My love is alive — not dead.
Tell me that we belong together.
Dress it up with the trappings of love.
I’ll be captivated,
I’ll hang from your lips,
Instead of the gallows of heartache that hang from above

And I’ve dropped out, I’ve burned up, I’ve fought my way back from the dead.
I’ve tuned in, turned on, remembered the things that you said

I’ll be your crying shoulder,
I’ll be love’s suicide
I’ll be better when I’m older,
I’ll be the greatest fan of your life.

The greatest fan of your life.
…greatest fan of your life.

TWO IS BETTER THAN ONE

Posted in Uncategorized on Februari 20, 2010 by diehatefan

I remember what you wore on the first day
You came into my life and I thought
“Hey, you know, this could be something”
‘Cause everything you do and words you say
You know that it all takes my breath away
And now I’m left with nothing

So maybe it’s true
That I can’t live without you
And maybe two is better than one
But there’s so much time
To figure out the rest of my life
And you’ve already got me coming undone
And I’m thinking two is better than one

I remember every look upon your face
The way you roll your eyes
The way you taste
You make it hard for breathing
‘Cause when I close my eyes and drift away
I think of you and everything’s okay
I’m finally now believing

🙂

THE PAST, THE LOVE, THE MEMORIES

Posted in Uncategorized on Februari 19, 2010 by diehatefan

Let me take this time to
Ask you, inform you
Of all the things you did not know
I’m sorry I can’t be ther cure for your life
You were always by my side

Life spent without rain
You will always be the heart in me
You will always be
The past the love the memories

A NEW CHAPTER, A NEW DOOR

Posted in Uncategorized on Februari 18, 2010 by diehatefan

I think i was never be able to say i love u again. whats up with that word? what makes it so special? Maybe after all things that happened to me lead me to this door. Not sure what will waiting me behind the door but the door has opened for me a long time ago. its just like waiting for me to come inside. From what can i see, the door contains of hope and love made from patient and suffering. Thought maybe im the chosen one to walk into that door. Haaaaa, yup the door has been waiting for for a long time. i cant miss this chances. Now im able to say I LOVE U again . Hope i will remains at this door forever because i feel the sweetness, Insyallah. lets work it out sayang. i know we can make it with the bless from Allah, AMIN…. Alhamdulillah, theres a hikmah behind all things. That was the thing that i i hold and believed. And you out there. Dont loose faith to Allah ;j

BLIND

Posted in Uncategorized on Februari 4, 2010 by diehatefan

I was young but I wasn’t naive
I watched helpless as he turned around to leave
And still I have the pain I have to carry
A past so deep that even you could not bury if you tried

After all this time
I never thought we’d be here
Never thought we’d be here
When my love for you was blind
But I couldn’t make you see it
Couldn’t make you see it
That I loved you more than you’ll ever know
A part of me died when I let you go

I would fall asleep
Only in hopes of dreaming
That everything would be like it was before
But nights like this it seems are slowly fleeting
They disappear as reality is crashing to the floor

After all this time
I never thought we’d be here
Never thought we’d be here
When my love for you was blind
But I couldn’t make you see it
Couldn’t make you see it
That I loved you more than you’ll ever know
A part of me died when I let you go

After all this why
Would you ever wanna leave it
Maybe you could not believe it
That my love for you was blind
But I couldn’t make you see it
Couldn’t make you see it
That I loved you more than you will ever know
A part of me died when I let you go
That I loved you more than you’ll ever know
A part of me died when I let you go

RAKYAT MALAYSIA POYO?

Posted in Uncategorized on Februari 4, 2010 by diehatefan

KENAPA” — satu perkataan yang paling kami kagumi. Kami percaya bahawa segala apa yang berlaku atau ingin dilakukan harus dikaitkan dengan “kenapa”.

Kenapa harus ada kenapa? Cuba perhatikan, perkataan yang sama boleh digunakan dua kali di dalam satu ayat. Menarik bukan?

Graf kebenaran dan kesempurnaan (y) dengan kenapa? (x)
Graf menunjukkan kadar Kebenaran dan kesempurnaan
dengan soalan Kenapa?

“Kenapa”, pada pendapat kami, merupakan satu perkataan berbentuk soalan yang takkan pernah selesai. Seperti sesuatu kejadian buruk yang berlaku berulang kali, dan ia mungkin juga boleh dikategorikan sebagai absurd. Seperti air sungai — tetap mengalir dengan tenang walaupun dihalang dengan satu empangan.

Namun, apa yang cuba kami ketengahkan di sini adalah, perkataan “kenapa” itu ada sambungan dan kesinambungannya. Ia bukan tentang membuat keputusan, tetapi lebih kepada mendekati kebenaran dan kesempurnaan.

Begitu juga dengan pegangan, pendirian atau ideologi yang dipegang, digenggam dan diperjuang. Tidak kira ianya datang dari segi demokrasi atau sosialis, globalisasi atau anarki, haluan kanan atau kiri. Pada permukaannya, itu semua hanya istilah yang dicipta demi membezakan sistem, falsafah, dan cara. Segalanya tetap akan berbalik kepada kenapa.

“Kenapa kita memilih itu? Kenapa kita mendukung ini? Kenapa kita memperjuangkan sesuatu?” Mesti ada kesinambungan yang akan membuatkan kita sedar kenapa. Kemudian, barulah kita boleh bersedia untuk menerima konsikuansi daripada pegangan dan kepercayaan tersebut.

Bagi kami, inilah pendirian yang sudah kurang kewujudannya dalam diri dan jiwa rakyat Malaysia. Sebaliknya, semuanya ingin dijadikan fesyen. Segalanya ingin dijadikan trend. Maka lahirlah segelintir manusia yang suka bercakap tentang sesuatu yang mereka sendiri tidak tahu. Manusia yang berjuang tanpa mengetahui atau memahami sebabnya. Tanpa mereka sedari, mereka sudah jatuh ke dalam golongan yang dikatagorikan sebagai poser. Istilah tidak rasminya “poyo” — bodoh tetapi berlagak pandai.


Diagram Venn

Bila fenomena begini berlaku, dalam apa sistem sekalipun, korupsi akan berlaku. Apa ideologi sekalipun akan menjadi sia-sia. Dari dunia aktivisme hinggalah ke dunia politik. Semuanya sama, jadi tunggang-langgang jika dibiarkan mereka yang poyo ini terus mendukung atau mencumbui sistem yang ada. Buktinya, kita lihat segala gerakan yang pernah dan sedang berlaku di Malaysia ini. Tidak kira dari sudut sosial atau politik. Kita dapat lihat betapa terumbang-ambingnya sebahagian mereka. Seperti satu sarkis.

Kekadang secara tiba-tiba, akan muncul satu kumpulan atau gerakan besar-besaran yang akan mempersoal atau menuntut sesuatu, kemudian, secara tiba-tiba, ia akan hilang begitu saja. Cepat naik dan cepat jatuh. Sebab apa? Bagi kami, ini semua terjadi kerana majoritinya hanya sekadar ikut-ikut saja, bukan benar-benar kental. Ikut suka-suka kerana mungkin pada waktu itu gerakan tersebut sedang jadi ikutan, trend terkini, serta hip.

Hip hop, indie, dan blog

Seperti zaman kebanjiran budaya hip hop di Malaysia pada penghujung 1990an. Semua remaja nak jadi hip hop, belajar menari breakdance, main skateboard. Lepas itu senyap.


(© Maciej Brzana / sxc.hu)

Kini zaman indie katanya. Semua yang konon-kononnya remaja dan golongan muda hendak buat band indie, bila pergi gig masing-masing punya SLR kamera, skinny jeans serta menari shuffle di pusat bandaraya. Semua ini berlaku kerana mereka tidak pernah ambil tahu apa yang mereka buat dan lakukan. Mereka buat bukan kerana mereka benar-benar kental dan faham. Tapi sekadar ingin nampak cool. Kalau tak cool, awek tidak suka, katanya.

Jika gerakan itu mendapat tentangan dari kerajaan atau tidak disokong majoriti rakyat, maka ramailah ahli atau pengikutnya yang tiba-tiba bertukar arah, berubah wajah, malah hilang entah ke mana. Tiba-tiba mereka ada falsafah dan kepercayaan lain. Maka makin lama makin berkurang dan kecillah gerakan itu hingga tinggal segelintir saja yang masih kental percaya dengan perjuangannya. Jadi akhirnya mereka menjadi gerakan minoriti yang tidak mampu melunaskan perjuangan mereka.


(© Craig Jewell / sxc.hu)

Seperti juga menulis blog yang sedang jadi budaya terkini. Tidak sama sekali kami menentang fenomena ini. Kami juga suka dan gembira dengan kelahiran suara-suara alternatif ini. Ia bagus kerana kita mampu menyedarkan media arus perdana, yang sering penuh dengan propaganda dan dusta dalam berita, bahawa mereka tidak selamanya akan berkuasa ke atas minda kita. Akan tetapi bila muncul blogger yang kami rasa menulis untuk suka-suka dan entah apa tujuannya kami masih tidak jumpa, kami rasa ralat, gusar.

Siapalah kami untuk mengatakan yang mereka tidak patut menulis begitu begini? Apa hak kami untuk mengatakan itu dan ini? Kami akui setiap manusia punya hak untuk bersuara. Tapi kami tidak mahu menjadi individu yang tidak belajar dari perkara yang sudah berlalu. Kami tidak mahu pisang berbuah dua, tiga kali.

Kalau terus wujud dan lahir individu yang melakukan sesuatu tanpa sebab, tanpa kenapa, maka pasti saluran alternatif seperti blog yang kita sedang ada ini juga akan jadi tidak berguna. Sekadar menjadi mainan gila-gila remaja yang hanya meminta dikomen gambarnya.

Took from http://www.thenutgraph.com

By Fared Ayam dan Zahiril Adzim

About the Writer:

Fared Ayam dan Zahiril Adzim adalah graduan baru Akademi Seni, Budaya dan Warisan Kebangsaan (Aswara). Mereka sering bekerjasama dalam menghasilkan karya teater yang mencerminkan realiti masyarakat Malaysia.